Belajar membaca bahasa Arab: abjad, harakat, dan pengucapan untuk pemula
Membaca tulisan Arab bertumpu pada beberapa pola yang terus berulang: segelintir bentuk huruf, beberapa titik, tiga vokal pendek, tiga vokal panjang, dan beberapa tanda. Kursus ini membahasnya satu per satu.
Kursus ini mencakup seluruh 28 huruf Arab, bentuk-bentuk khusus, dan tanda-tanda yang menyertainya — dalam urutan yang biasa diajarkan. Yang diajarkan adalah membaca: mengenali huruf dan mengeja kata berharakat. Kursus ini tidak mengajarkan berbicara, menulis, atau tata bahasa.
Dalam panduan pengucapan, vokal ganda — “aa”, “uu”, “ii” — berarti satu vokal yang ditahan lebih lama: bunyi yang sama, ditahan kira-kira dua kali lebih lama, bukan dua vokal yang diucapkan berurutan. Bahasa Indonesia tidak membedakan panjang vokal, jadi ini kebiasaan baru. Huruf bertitik bawah — “ṣ”, “ḍ”, “ṭ”, “ẓ” — adalah konsonan berat Arab. Perhatikan satu hal: di sini “th” dan “dh” adalah bunyi antargigi seperti pada kata Inggris `think` dan `this`, bukan ط dan ض yang sering ditulis begitu dalam ejaan keagamaan — kedua huruf berat itu memakai titik bawah. Konsonan ganda benar-benar ditahan lebih lama. Dan di akhir kata “b” dan “d” tetap bersuara: bahasa Arab tidak mengubahnya menjadi “p” dan “t”.
Tombol Dengarkan memutar rekaman yang dibuat dengan suara sintetis, jadi tombol ini bekerja tanpa Anda perlu mengatur apa pun di perangkat Anda.
- ArabicKeyboard.co membuat rekaman ini dengan suara sintetis. Tidak ada qari yang direkam.
- Ini bantuan untuk pengucapan. Ini bukan tajwid dan bukan contoh untuk tilawah.
- Kalau sebuah rekaman tidak berbunyi, tidak ada yang hilang dari kursus ini: setiap huruf, kata, dan latihan tetap ada di halaman untuk dibaca.
Hapus daftar pelajaran yang sudah Anda latih?
Disimpan hanya di peramban ini, di perangkat ini. Tidak pernah dikirim ke mana pun.
Peramban ini tidak mengizinkan halaman menyimpan apa pun, jadi kemajuan Anda hanya bertahan sampai tab ditutup. Selebihnya berjalan seperti biasa.
ب ba b
Kenali hurufnya
ب adalah bunyi “b”. Badannya sama dengan ت dan ث — yang berubah hanya titiknya. Kuasai satu bentuk ini, dan Anda hampir memiliki tiga huruf.
Bentuk-bentuknya
- ب Berdiri sendiri
- بـ Di awal
- ـبـ Di tengah
- ـب Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
Semuanya huruf yang sama. Badannya memanjang di tempat ia menyambung ke huruf sebelahnya.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- بَ ba
- بُ bu
- بِ bi
Dengan vokal panjang
- بَا baa
- بُو buu
- بِي bii
Dengan sukun — tanpa vokal
- بْ b أَبْ ab dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- بَيْ bai
- بَوْ bau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ bba حَبَّ habba dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً ban كِتَابًا kitaaban dalam sebuah kata
- ـٌ bun كِتَابٌ kitaabun dalam sebuah kata
- ـٍ bin كِتَابٍ kitaabin dalam sebuah kata
- tidak ada vokal setelah huruf ini
- ganda — konsonannya ditahan dua kali lebih lama
Temukan dalam kata
- بَيْتٌ
- كَبِيرٌ
- كَلْبٌ
Berlatih
-
Yang mana dibaca “bi”?
Jawaban: بِ — Ya — tanda kecil di bawah huruf memberi bunyi “i”.
Belum. Tanda di bawah huruf itu kasrah, dan bunyinya “i”. Coba lagi.
-
Di mana letak ب pada كَبِير?
Jawaban: Di tengah — Betul — ia berada di antara كَ dan ير, jadi memakai bentuk tengahnya.
Lihat lagi كَبِير. Ada huruf di kedua sisi ب, jadi ia tidak berada di ujung mana pun.
Berikutnya: ت — badan yang baru saja Anda pelajari, dengan dua titik di atas menggantikan satu titik di bawah. Tanda-tanda yang menumpang di setiap huruf sudah Anda lewati.
ت ta t
Kenali hurufnya
ت adalah bunyi “t”. Badannya sama seperti tadi, hanya dua titiknya kini di atas, bukan satu di bawah. Selebihnya tidak ada yang baru.
Bentuk-bentuknya
- ت Berdiri sendiri
- تـ Di awal
- ـتـ Di tengah
- ـت Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ت menyambung di kedua sisi, persis seperti ب. Titiknya tetap di atas badan, di mana pun huruf itu berada.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- تَ ta
- تُ tu
- تِ ti
Dengan vokal panjang
- تَا taa
- تُو tuu
- تِي tii
Dengan sukun — tanpa vokal
- تْ t أَتْ at dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- تَيْ tai
- تَوْ tau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ tta سِتَّةٌ sittatun dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً tan بِنْتًا bintan dalam sebuah kata
- ـٌ tun بِنْتٌ bintun dalam sebuah kata
- ـٍ tin بِنْتٍ bintin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- تَمْرٌ
- كِتَابٌ
- بِنْتٌ
Berlatih
-
Yang mana bertitik dua di atas?
Jawaban: ت — Ya — ب membawa satu titik di bawah, ت dua titik di atas.
Hitung titiknya, lalu lihat apakah titik itu di atas atau di bawah huruf.
-
Di mana letak ت pada كِتَاب?
Jawaban: Di tengah — Betul — ia berada di antara كِ dan اب.
Pada كِتَاب ada huruf di kedua sisi ت. Coba lagi.
Berikutnya: ث. Sekali lagi badan yang sama, kini dengan tiga titik.
ث tsa th Tidak ada padanan persis dalam bahasa Indonesia
Kenali hurufnya
ث adalah “th” pada kata Inggris `think` — bunyi tak bersuara yang diembuskan dengan ujung lidah di antara gigi, bukan “th” pada `this`. Dalam ejaan keagamaan huruf ini sering ditulis “ts”, seperti pada `hadits`, padahal bunyi Arabnya bukan “ts”. Tiga titik di atas badan yang sudah Anda kenal.
seperti “th” pada kata Inggris `think` — ujung lidah di antara gigi; bahasa Indonesia tidak punya bunyi ini, dan ini bukan ط yang sering dieja “th”
Bentuk-bentuknya
- ث Berdiri sendiri
- ثـ Di awal
- ـثـ Di tengah
- ـث Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ث menyambung di kedua sisi. Di tengah kata badannya mengecil, tetapi ketiga titiknya tetap.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- ثَ tha
- ثُ thu
- ثِ thi
Dengan vokal panjang
- ثَا thaa
- ثُو thuu
- ثِي thii
Dengan sukun — tanpa vokal
- ثْ th أَثْ ath dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- ثَيْ thai
- ثَوْ thau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ ththa بَثَّ baththa dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً than أَثَاثًا athaathan dalam sebuah kata
- ـٌ thun أَثَاثٌ athaathun dalam sebuah kata
- ـٍ thin أَثَاثٍ athaathin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- ثَلْجٌ
- كَثِيرٌ
- أَثَاثٌ
Berlatih
-
Yang mana bertitik tiga?
Jawaban: ث — Ya — tiga titik menjadikannya ث.
Hitung titik di atas masing-masing huruf. Coba lagi.
-
Di mana letak ث pada كَثِير?
Jawaban: Di tengah — Betul — di antara كَ dan ير.
Baca كَثِير dari kanan ke kiri: ada huruf di kedua sisi ث. Coba lagi.
Berikutnya: ج, dan bersamanya bentuk yang baru. Seluruh keluarga ب ت ث sudah di belakang Anda — satu badan, tiga huruf.
ج jim j
Kenali hurufnya
ج adalah bunyi “j”, seperti pada `jalan`. Huruf ini membuka keluarga tiga huruf yang berbagi satu badan melengkung: ج ح خ. Yang berpindah hanya titiknya.
seperti “j” pada `jalan`
Bentuk-bentuknya
- ج Berdiri sendiri
- جـ Di awal
- ـجـ Di tengah
- ـج Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ج menyambung di kedua sisi. Di awal dan di tengah badannya memipih dan ekornya hilang; di akhir kata ia terbuka kembali.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- جَ ja
- جُ ju
- جِ ji
Dengan vokal panjang
- جَا jaa
- جُو juu
- جِي jii
Dengan sukun — tanpa vokal
- جْ j أَجْ aj dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- جَيْ jai
- جَوْ jau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ jja سَجَّلَ sajjala dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً jan تَاجًا taajan dalam sebuah kata
- ـٌ jun تَاجٌ taajun dalam sebuah kata
- ـٍ jin تَاجٍ taajin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- جَمَلٌ
- نَجْمٌ
- تَاجٌ
Berlatih
-
Huruf mana yang dibaca “j”?
Jawaban: ج — Ya — itu ج.
Cari badan melengkung dengan satu titik di dalamnya. Coba lagi.
-
Di mana letak ج pada نَجْم?
Jawaban: Di tengah — Betul — di antara نَ dan م.
Pada نَجْم ada huruf di kedua sisi ج. Coba lagi.
Berikutnya: ح — badan yang sama tanpa titik sama sekali, dan bunyi yang tidak ada dalam bahasa Indonesia.
ح ḥa ḥ Tidak ada padanan persis dalam bahasa Indonesia
Kenali hurufnya
ح adalah h yang kuat dan berdesah dari dalam tenggorokan — jauh lebih dalam daripada “h” bahasa Indonesia. Badannya sama dengan ج, tanpa titik. Mulailah dengan mengenalinya; bunyinya datang seiring latihan.
h yang kuat dan berdesah, dibentuk jauh di dalam tenggorokan
Bentuk-bentuknya
- ح Berdiri sendiri
- حـ Di awal
- ـحـ Di tengah
- ـح Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ح menyambung di kedua sisi dan bentuknya banyak berubah antara awal, tengah, dan akhir kata. Ada baiknya melihat keempatnya.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- حَ ḥa
- حُ ḥu
- حِ ḥi
Dengan vokal panjang
- حَا ḥaa
- حُو ḥuu
- حِي ḥii
Dengan sukun — tanpa vokal
- حْ ḥ أَحْ aḥ dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- حَيْ ḥai
- حَوْ ḥau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ ḥḥa صَحَّ ṣaḥḥa dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً ḥan مِلْحًا milḥan dalam sebuah kata
- ـٌ ḥun مِلْحٌ milḥun dalam sebuah kata
- ـٍ ḥin مِلْحٍ milḥin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- حِصَانٌ
- بَحْرٌ
- مِلْحٌ
Berlatih
-
Huruf mana yang merupakan h kuat dan berdesah itu?
Jawaban: ح — Ya — ح, yang sama sekali tidak bertitik.
Ia berbagi badan dengan ج dan خ, tetapi berbeda dari keduanya ia tidak punya titik. Coba lagi.
-
Di mana letak ح pada بَحْر?
Jawaban: Di tengah — Betul — di antara بَ dan ر.
بَحْر terdiri atas tiga huruf, dan ح tidak di ujung mana pun. Coba lagi.
Berikutnya: خ, yang terakhir dari badan ini. Satu titik, di atas.
خ kha kh
Kenali hurufnya
خ adalah “kh” pada `akhir` dan `khusus` — salah satu bunyi Arab yang sudah Anda miliki. Sekali lagi badan yang sama, dengan satu titik di atasnya.
seperti “kh” pada `akhir` dan `khusus`
Bentuk-bentuknya
- خ Berdiri sendiri
- خـ Di awal
- ـخـ Di tengah
- ـخ Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
خ menyambung di kedua sisi dan berperilaku persis seperti ج dan ح. Siapa yang bisa membaca satu dari ketiganya bisa membaca ketiganya.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- خَ kha
- خُ khu
- خِ khi
Dengan vokal panjang
- خَا khaa
- خُو khuu
- خِي khii
Dengan sukun — tanpa vokal
- خْ kh أَخْ akh dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- خَيْ khai
- خَوْ khau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ khkha سَخَّنَ sakhkhana dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً khan مَطْبَخًا maṭbakhan dalam sebuah kata
- ـٌ khun مَطْبَخٌ maṭbakhun dalam sebuah kata
- ـٍ khin مَطْبَخٍ maṭbakhin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- خُبْزٌ
- نَخْلَةٌ
- مَطْبَخٌ
Berlatih
-
Yang mana bertitik di atas?
Jawaban: خ — Ya — titik di atas badan menjadikannya خ.
ج membawa titiknya di dalam badan, dan ح tidak punya titik. Coba lagi.
-
Di mana letak خ pada مَطْبَخ?
Jawaban: Di akhir — Betul — huruf inilah yang menutup katanya.
Baca مَطْبَخ dari kanan ke kiri lalu cari huruf terakhirnya. Coba lagi.
Berikutnya: د, dan bersamanya sesuatu yang baru: huruf yang menghentikan sambungan.
د dal d
Kenali hurufnya
د memberi bunyi “d”. Bentuknya sederhana, dan ia sepasang dengan ذ — keduanya hanya dipisahkan satu titik.
Bentuk-bentuknya
- د Berdiri sendiri
- د Di awal
- ـد Di tengah
- ـد Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
د bisa menerima sambungan dari huruf sebelumnya, tetapi tidak pernah menyambung ke huruf sesudahnya. Itu sebabnya kata terlihat seperti terputus tepat setelah د.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- دَ da
- دُ du
- دِ di
Dengan vokal panjang
- دَا daa
- دُو duu
- دِي dii
Dengan sukun — tanpa vokal
- دْ d أَدْ ad dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- دَيْ dai
- دَوْ dau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ dda رَدَّ radda dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً dan وَلَدًا waladan dalam sebuah kata
- ـٌ dun وَلَدٌ waladun dalam sebuah kata
- ـٍ din وَلَدٍ waladin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- دَارٌ
- مَدْرَسَةٌ
- يَدٌ
Berlatih
-
Yang mana dibaca “du”?
Jawaban: دُ — Ya — lengkung kecil di atas memberi bunyi “u”.
Belum. Lengkung di atas huruf itu dhammah, dan bunyinya “u”. Coba lagi.
-
Apa yang khas pada د?
Jawaban: Ia tidak pernah menyambung ke huruf berikutnya. — Tepat — sambungannya berhenti di د, dan huruf berikutnya mulai dari awal.
Lihat lagi مَدْرَسَة: م masuk ke د, tetapi dari د tidak ada yang berlanjut. Coba lagi.
Berikutnya: ذ — bentuk yang sama dengan satu titik di atas, dan penolakan yang sama untuk menyambung ke depan.
ذ dzal dh Tidak ada padanan persis dalam bahasa Indonesia
Kenali hurufnya
ذ adalah “th” pada kata Inggris `this` — versi bersuaranya. Dalam ejaan keagamaan huruf ini sering ditulis “dz”, seperti pada `dzikir`, padahal bunyi Arabnya bukan “dz”. Ini د dengan satu titik di atas, dan di dalam kata ia berlaku sama.
seperti “th” pada kata Inggris `this` — bersuara, ujung lidah di antara gigi; ini bukan ض yang sering dieja “dh”
Bentuk-bentuknya
- ذ Berdiri sendiri
- ذ Di awal
- ـذ Di tengah
- ـذ Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
Seperti د, ذ menerima sambungan dari huruf sebelumnya dan tidak pernah memberikannya kepada huruf sesudahnya.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- ذَ dha
- ذُ dhu
- ذِ dhi
Dengan vokal panjang
- ذَا dhaa
- ذُو dhuu
- ذِي dhii
Dengan sukun — tanpa vokal
- ذْ dh أَذْ adh dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- ذَيْ dhai
- ذَوْ dhau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ dhdha لَذَّ ladhdha dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً dhan تِلْمِيذًا tilmiidhan dalam sebuah kata
- ـٌ dhun تِلْمِيذٌ tilmiidhun dalam sebuah kata
- ـٍ dhin تِلْمِيذٍ tilmiidhin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- ذَهَبٌ
- تَذْكِرَةٌ
- تِلْمِيذٌ
Berlatih
-
Yang mana “dh”, seperti pada kata Inggris `this`?
Jawaban: ذ — Ya — titik di atas mengubah د menjadi ذ.
Hanya satu dari keduanya yang bertitik, dan huruf itulah yang berubah bunyinya.
-
Apa persamaan ذ dengan د?
Jawaban: Ia tidak pernah menyambung ke huruf berikutnya. — Tepat — sambungannya berhenti di ذ, sama seperti di د.
Lihat تَذْكِرَة: تَ masuk ke ذ, tetapi dari ذ tidak ada yang keluar. Coba lagi.
Berikutnya: ر, satu lagi huruf yang tidak pernah menyambung ke huruf berikutnya.
ر ra r
Kenali hurufnya
ر adalah “r” yang diketuk sekali dengan ujung lidah — sangat dekat dengan “r” bahasa Indonesia pada `roti`, hanya satu ketukan, bukan getaran panjang. Ekornya turun di bawah garis.
satu ketukan ujung lidah, seperti “r” pada `roti`
Bentuk-bentuknya
- ر Berdiri sendiri
- ر Di awal
- ـر Di tengah
- ـر Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ر menerima sambungan dari huruf sebelumnya dan tidak pernah memberikannya. Seperti د dan ذ, ia meninggalkan celah yang terlihat di tengah kata.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- رَ ra
- رُ ru
- رِ ri
Dengan vokal panjang
- رَا raa
- رُو ruu
- رِي rii
Dengan sukun — tanpa vokal
- رْ r أَرْ ar dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- رَيْ rai
- رَوْ rau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ rra مَرَّ marra dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً ran قَمَرًا qamaran dalam sebuah kata
- ـٌ run قَمَرٌ qamarun dalam sebuah kata
- ـٍ rin قَمَرٍ qamarin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- رَجُلٌ
- قَرْيَةٌ
- قَمَرٌ
Berlatih
-
Mana yang benar tentang ر?
Jawaban: Ia tidak pernah menyambung ke huruf berikutnya. — Betul — seperti د dan ذ, ر menerima sambungan tetapi tidak memberikannya.
Lihat قَرْيَة: قَ masuk ke ر, lalu ي mulai dari awal. Coba lagi.
-
Di mana letak ر pada قَمَر?
Jawaban: Di akhir — Betul — huruf inilah yang menutup katanya.
قَمَر berakhir pada ر. Coba lagi.
Berikutnya: ز. Kait yang sama, dengan satu titik di atas.
ز zai z
Kenali hurufnya
ز adalah bunyi “z”. Ini ر dengan titik di atas, dan perilakunya sama: tidak pernah menyambung ke depan.
Bentuk-bentuknya
- ز Berdiri sendiri
- ز Di awal
- ـز Di tengah
- ـز Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ز menerima sambungan dari huruf sebelumnya dan tidak memberikannya. Titiknya tetap di atas kait pada setiap posisi.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- زَ za
- زُ zu
- زِ zi
Dengan vokal panjang
- زَا zaa
- زُو zuu
- زِي zii
Dengan sukun — tanpa vokal
- زْ z أَزْ az dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- زَيْ zai
- زَوْ zau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ zza هَزَّ hazza dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً zan مَوْزًا mauzan dalam sebuah kata
- ـٌ zun مَوْزٌ mauzun dalam sebuah kata
- ـٍ zin مَوْزٍ mauzin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- زَيْتٌ
- خِزَانَةٌ
- مَوْزٌ
Berlatih
-
Yang mana dibaca “z”?
Jawaban: ز — Ya — satu titik di atas, dan bunyinya berubah.
Keduanya memakai kait yang sama. Hanya satu yang bertitik. Coba lagi.
-
Di mana letak ز pada خِزَانَة?
Jawaban: Di tengah — Betul — sesudah خِ dan sebelum ا.
Pada خِزَانَة ada huruf di kedua sisi ز. Coba lagi.
Berikutnya: س dan deretan gigi kecilnya.
س sin s
Kenali hurufnya
س adalah “s” biasa. Tiga gigi kecilnya mudah dikenali — dan gigi yang sama akan Anda lihat lagi pada ش.
selalu tak bersuara seperti pada `satu`, termasuk di antara dua vokal
Bentuk-bentuknya
- س Berdiri sendiri
- سـ Di awal
- ـسـ Di tengah
- ـس Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
س menyambung di kedua sisi. Di akhir kata gigi-giginya diikuti mangkuk lebar; di tengah, gigi-gigi itu duduk rata di garis.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- سَ sa
- سُ su
- سِ si
Dengan vokal panjang
- سَا saa
- سُو suu
- سِي sii
Dengan sukun — tanpa vokal
- سْ s أَسْ as dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- سَيْ sai
- سَوْ sau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ ssa حَسَّ ḥassa dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً san دَرْسًا darsan dalam sebuah kata
- ـٌ sun دَرْسٌ darsun dalam sebuah kata
- ـٍ sin دَرْسٍ darsin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- سَمَكٌ
- عَسَلٌ
- دَرْسٌ
Berlatih
-
Huruf mana yang merupakan “s”?
Jawaban: س — Ya — deretan gigi itulah س.
Salah satunya satu badan dengan titik di bawah; yang lain punya tiga gigi kecil. Coba lagi.
-
Di mana letak س pada دَرْس?
Jawaban: Di akhir — Betul — huruf inilah yang menutup katanya.
دَرْس berakhir pada س. Coba lagi.
Berikutnya: ش — gigi yang sama, dengan tiga titik di atasnya.
ش syin sy
Kenali hurufnya
ش adalah bunyi “sy”, seperti pada `syukur`. Gigi yang sama dengan س, dengan tiga titik di atas.
seperti “sy” pada `syukur`
Bentuk-bentuknya
- ش Berdiri sendiri
- شـ Di awal
- ـشـ Di tengah
- ـش Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ش menyambung di kedua sisi dan berperilaku persis seperti س. Ketiga titiknya menumpang di atas gigi di mana pun huruf itu berada.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- شَ sya
- شُ syu
- شِ syi
Dengan vokal panjang
- شَا syaa
- شُو syuu
- شِي syii
Dengan sukun — tanpa vokal
- شْ sy أَشْ asy dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- شَيْ syai
- شَوْ syau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ sysya رَشَّ rasysya dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً syan قُمَاشًا qumaasyan dalam sebuah kata
- ـٌ syun قُمَاشٌ qumaasyun dalam sebuah kata
- ـٍ syin قُمَاشٍ qumaasyin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- شَمْسٌ
- مِشْمِشٌ
- قُمَاشٌ
Berlatih
-
Yang mana dibaca “sy”?
Jawaban: ش — Ya — tiga titik mengubah س menjadi ش.
Gigi-giginya sama. Lihat ke atasnya. Coba lagi.
-
Di mana letak ش pada شَمْس?
Jawaban: Di awal — Betul — ش membuka katanya dan س menutupnya.
شَمْس diawali salah satu dari dua huruf ini dan diakhiri yang lain. Coba lagi.
Berikutnya: ص, yang pertama dari huruf-huruf berat.
ص ṣad ṣ Tidak ada padanan persis dalam bahasa Indonesia
Kenali hurufnya
ص dekat dengan “s”, tetapi lebih berat dan dibentuk lebih ke belakang. Ia mengubah warna vokal di sebelahnya, dan itulah sebabnya ia terdengar lebih dalam daripada س.
seperti “s”, tetapi lebih berat dan dibentuk lebih ke belakang
Bentuk-bentuknya
- ص Berdiri sendiri
- صـ Di awal
- ـصـ Di tengah
- ـص Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ص menyambung di kedua sisi. Lengkungnya tetap; yang berubah hanya ekornya.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- صَ ṣa
- صُ ṣu
- صِ ṣi
Dengan vokal panjang
- صَا ṣaa
- صُو ṣuu
- صِي ṣii
Dengan sukun — tanpa vokal
- صْ ṣ أَصْ aṣ dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- صَيْ ṣai
- صَوْ ṣau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ ṣṣa قَصَّ qaṣṣa dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً ṣan قَفَصًا qafaṣan dalam sebuah kata
- ـٌ ṣun قَفَصٌ qafaṣun dalam sebuah kata
- ـٍ ṣin قَفَصٍ qafaṣin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- صَبَاحٌ
- عُصْفُورٌ
- قَفَصٌ
Berlatih
-
Mana di antara keduanya yang bunyinya berat?
Jawaban: صَ — Ya — ص yang berat.
Satu adalah “s” ringan dan satunya yang berat. Huruf yang berat punya lengkung tertutup. Coba lagi.
-
Di mana letak ص pada عُصْفُور?
Jawaban: Di tengah — Betul — sesudah عُ dan sebelum فُ.
Kata itu diawali ع dan diakhiri ر, jadi carilah di antara keduanya. Coba lagi.
Berikutnya: ض — lengkung yang sama dengan titik, dan pasangan berat dari د.
ض ḍad ḍ Tidak ada padanan persis dalam bahasa Indonesia
Kenali hurufnya
ض adalah “d” berat, dibentuk lebih ke belakang daripada د, dan menggelapkan vokal di sebelahnya. Ini ص dengan titik di atas. Bahasa Arab kadang disebut “bahasa ض”, begitu tidak lazimnya bunyi ini.
seperti “d”, tetapi lebih berat, dan menggelapkan vokal di sebelahnya
Bentuk-bentuknya
- ض Berdiri sendiri
- ضـ Di awal
- ـضـ Di tengah
- ـض Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ض menyambung di kedua sisi dan mengikuti ص persis. Titiknya menumpang di atas lengkung pada setiap posisi.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- ضَ ḍa
- ضُ ḍu
- ضِ ḍi
Dengan vokal panjang
- ضَا ḍaa
- ضُو ḍuu
- ضِي ḍii
Dengan sukun — tanpa vokal
- ضْ ḍ أَضْ aḍ dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- ضَيْ ḍai
- ضَوْ ḍau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ ḍḍa عَضَّ ʿaḍḍa dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً ḍan أَرْضًا arḍan dalam sebuah kata
- ـٌ ḍun أَرْضٌ arḍun dalam sebuah kata
- ـٍ ḍin أَرْضٍ arḍin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- ضِفْدَعٌ
- أَخْضَرُ
- أَبْيَضُ
Berlatih
-
Yang mana “d” berat?
Jawaban: ض — Ya — ص ditambah satu titik menjadi ض.
ص adalah “s” berat. Satu titik mengubahnya menjadi “d” berat. Coba lagi.
-
Di mana letak ض pada أَبْيَض?
Jawaban: Di akhir — Betul — huruf inilah yang menutup katanya.
أَبْيَض berakhir pada ض. Coba lagi.
Berikutnya: ط, satu lagi huruf berat dan satu lagi pasangan.
ط ṭa ṭ Tidak ada padanan persis dalam bahasa Indonesia
Kenali hurufnya
ط adalah “t” berat: tempatnya di mulut sama dengan ت, tetapi lidah lebih rata dan vokal di sebelahnya menjadi lebih gelap.
seperti “t”, tetapi lebih berat, dan menggelapkan vokal di sebelahnya
Bentuk-bentuknya
- ط Berdiri sendiri
- طـ Di awal
- ـطـ Di tengah
- ـط Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ط menyambung di kedua sisi dan, tidak seperti kebanyakan huruf, bentuknya hampir tidak berubah. Garis tegaknya selalu ada.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- طَ ṭa
- طُ ṭu
- طِ ṭi
Dengan vokal panjang
- طَا ṭaa
- طُو ṭuu
- طِي ṭii
Dengan sukun — tanpa vokal
- طْ ṭ أَطْ aṭ dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- طَيْ ṭai
- طَوْ ṭau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ ṭṭa خَطَّ khaṭṭa dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً ṭan نَشَاطًا nasyaaṭan dalam sebuah kata
- ـٌ ṭun نَشَاطٌ nasyaaṭun dalam sebuah kata
- ـٍ ṭin نَشَاطٍ nasyaaṭin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- طَبِيبٌ
- مَطَارٌ
- نَشَاطٌ
Berlatih
-
Yang mana “t” berat?
Jawaban: ط — Ya — ط yang berat.
Salah satunya adalah “t” ringan yang sudah Anda kenal. Coba lagi.
-
Di mana letak ط pada مَطَار?
Jawaban: Di tengah — Betul — sesudah مَ dan sebelum ار.
Pada مَطَار ada huruf di kedua sisi ط. Coba lagi.
Berikutnya: ظ. Bentuk yang sama, dengan satu titik di atas.
ظ ẓa ẓ Tidak ada padanan persis dalam bahasa Indonesia
Kenali hurufnya
ظ adalah “th” dari kata Inggris `this` yang diucapkan berat — pasangan berat dari ذ, didorong lebih ke belakang. Ini ط dengan titik di atas.
“th” dari kata Inggris `this`, diucapkan lebih berat dan lebih ke belakang
Bentuk-bentuknya
- ظ Berdiri sendiri
- ظـ Di awal
- ـظـ Di tengah
- ـظ Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ظ menyambung di kedua sisi dan menjaga bentuknya sesetia ط.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- ظَ ẓa
- ظُ ẓu
- ظِ ẓi
Dengan vokal panjang
- ظَا ẓaa
- ظُو ẓuu
- ظِي ẓii
Dengan sukun — tanpa vokal
- ظْ ẓ أَظْ aẓ dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- ظَيْ ẓai
- ظَوْ ẓau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ ẓẓa نَظَّفَ naẓẓafa dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً ẓan لَفْظًا lafẓan dalam sebuah kata
- ـٌ ẓun لَفْظٌ lafẓun dalam sebuah kata
- ـٍ ẓin لَفْظٍ lafẓin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- ظَرْفٌ
- نَظِيفٌ
- لَفْظٌ
Berlatih
-
Yang mana bertitik di atas?
Jawaban: ظ — Ya — titik itu menjadikannya ظ.
Badannya sama. Hanya satu yang bertitik. Coba lagi.
-
Di mana letak ظ pada ظَرْف?
Jawaban: Di awal — Betul — huruf inilah yang membuka katanya.
ظَرْف diawali ظ. Coba lagi.
Berikutnya: ع — bunyi yang paling menuntut kesabaran. Jangan terburu-buru dengannya.
ع ain ʿ Tidak ada padanan persis dalam bahasa Indonesia
Kenali hurufnya
ع lahir jauh di dalam tenggorokan. Bahasa Indonesia tidak punya yang mirip, jadi jangan menunggu bunyi yang sudah dikenal — mulailah dengan mengenali hurufnya, dan bunyinya datang seiring latihan.
bunyi dalam dari pangkal tenggorokan
Bentuk-bentuknya
- ع Berdiri sendiri
- عـ Di awal
- ـعـ Di tengah
- ـع Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ع menyambung di kedua sisi, dan bentuknya banyak berubah antara awal, tengah, dan akhir kata. Ada baiknya melihat keempatnya.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- عَ ʿa
- عُ ʿu
- عِ ʿi
Dengan vokal panjang
- عَا ʿaa
- عُو ʿuu
- عِي ʿii
Dengan sukun — tanpa vokal
- عْ ʿ أَعْ aʿ dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- عَيْ ʿai
- عَوْ ʿau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ ʿʿa شَعَّ syaʿʿa dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً ʿan شَارِعًا syaariʿan dalam sebuah kata
- ـٌ ʿun شَارِعٌ syaariʿun dalam sebuah kata
- ـٍ ʿin شَارِعٍ syaariʿin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- عَيْنٌ
- مَلْعَبٌ
- شَارِعٌ
Berlatih
-
Huruf mana yang merupakan bunyi dalam dari tenggorokan?
Jawaban: ع — Ya — itu ع.
Cari huruf berlengkung terbuka dengan ekor panjang. Coba lagi.
-
Di mana letak ع pada مَلْعَب?
Jawaban: Di tengah — Betul — ia berada di antara لْ dan ب.
Baca مَلْعَب dari kanan ke kiri lalu cari ع. Ada huruf di kedua sisinya. Coba lagi.
Berikutnya: غ — bentuk yang sama dengan titik, dan bunyi yang lahir hampir sama dalamnya.
غ ghain gh Tidak ada padanan persis dalam bahasa Indonesia
Kenali hurufnya
غ adalah “r” yang digesekkan di pangkal tenggorokan. Ejaan “gh” memang sudah Anda kenal dari `maghrib`, tetapi di sana orang biasanya cukup mengucapkannya “g” — dan itu bukan bunyi ini. Yang paling dekat adalah “r” Prancis pada `Paris`.
seperti “r” Prancis pada `Paris`, digesekkan di pangkal tenggorokan; dalam `maghrib` orang biasanya cukup mengucapkannya “g”, dan itu bukan bunyinya
Bentuk-bentuknya
- غ Berdiri sendiri
- غـ Di awal
- ـغـ Di tengah
- ـغ Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
غ menyambung di kedua sisi dan berubah bentuk persis seperti ع. Titiknya berada di atas pada setiap posisi.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- غَ gha
- غُ ghu
- غِ ghi
Dengan vokal panjang
- غَا ghaa
- غُو ghuu
- غِي ghii
Dengan sukun — tanpa vokal
- غْ gh أَغْ agh dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- غَيْ ghai
- غَوْ ghau
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً ghan فَارِغًا faarighan dalam sebuah kata
- ـٌ ghun فَارِغٌ faarighun dalam sebuah kata
- ـٍ ghin فَارِغٍ faarighin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- غُرْفَةٌ
- صَغِيرٌ
- فَارِغٌ
Berlatih
-
Yang mana bertitik di atas?
Jawaban: غ — Ya — ع ditambah satu titik menjadi غ.
Kedua bentuknya sama. Lihat ke atasnya. Coba lagi.
-
Di mana letak غ pada صَغِير?
Jawaban: Di tengah — Betul — di antara صَ dan ير.
Pada صَغِير ada huruf di kedua sisi غ. Coba lagi.
Berikutnya: ف dan sepasang yang lebih mudah.
ف fa f
Kenali hurufnya
ف adalah “f” biasa. Satu titik di atas kepala kecil yang bulat.
Bentuk-bentuknya
- ف Berdiri sendiri
- فـ Di awal
- ـفـ Di tengah
- ـف Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ف menyambung di kedua sisi. Di awal dan di tengah kepalanya duduk di garis; di akhir tumbuh mangkuk lebar di bawahnya.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- فَ fa
- فُ fu
- فِ fi
Dengan vokal panjang
- فَا faa
- فُو fuu
- فِي fii
Dengan sukun — tanpa vokal
- فْ f أَفْ af dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- فَيْ fai
- فَوْ fau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ ffa صَفَّ ṣaffa dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً fan أَنْفًا anfan dalam sebuah kata
- ـٌ fun أَنْفٌ anfun dalam sebuah kata
- ـٍ fin أَنْفٍ anfin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- فِيلٌ
- سَفِينَةٌ
- أَنْفٌ
Berlatih
-
Yang mana dibaca “fu”?
Jawaban: فُ — Ya — lengkung kecil di atas memberi bunyi “u”.
Lengkung di atas huruf itu dhammah, dan bunyinya “u”. Coba lagi.
-
Di mana letak ف pada أَنْف?
Jawaban: Di akhir — Betul — huruf inilah yang menutup katanya.
أَنْف berakhir pada ف. Coba lagi.
Berikutnya: ق. Kepala yang sama, dua titik, dan bunyi yang jauh lebih dalam.
ق qaf q Tidak ada padanan persis dalam bahasa Indonesia
Kenali hurufnya
ق seperti “k”, tetapi lahir jauh lebih ke belakang, hampir di tenggorokan. Dua titik di atas membedakannya dari ف.
seperti “k”, tetapi jauh lebih ke belakang, hampir di tenggorokan
Bentuk-bentuknya
- ق Berdiri sendiri
- قـ Di awal
- ـقـ Di tengah
- ـق Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ق menyambung di kedua sisi. Di akhir kata ia turun ke mangkuk dalam di bawah garis — itulah cara termudah membedakannya dari ف.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- قَ qa
- قُ qu
- قِ qi
Dengan vokal panjang
- قَا qaa
- قُو quu
- قِي qii
Dengan sukun — tanpa vokal
- قْ q أَقْ aq dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- قَيْ qai
- قَوْ qau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ qqa دَقَّ daqqa dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً qan طَرِيقًا ṭariiqan dalam sebuah kata
- ـٌ qun طَرِيقٌ ṭariiqun dalam sebuah kata
- ـٍ qin طَرِيقٍ ṭariiqin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- قَلَمٌ
- بَقَرَةٌ
- طَرِيقٌ
Berlatih
-
Yang mana bertitik dua di atas?
Jawaban: ق — Ya — ف bertitik satu, ق bertitik dua.
Hitung titik di atas masing-masing huruf. Coba lagi.
-
Di mana letak ق pada طَرِيق?
Jawaban: Di akhir — Betul — huruf inilah yang menutup katanya.
طَرِيق berakhir pada ق. Coba lagi.
Berikutnya: ك. Mulai di sini huruf dikelompokkan menurut tempo belajar, bukan menurut bentuk — mereka tidak lagi berbagi badan.
ك kaf k
Kenali hurufnya
ك adalah “k” biasa — yang sehari-hari, dibentuk di langit-langit, bukan yang dalam seperti ق.
Bentuk-bentuknya
- ك Berdiri sendiri
- كـ Di awal
- ـكـ Di tengah
- ـك Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ك menyambung di kedua sisi dan berubah lebih banyak daripada kebanyakan huruf: berdiri sendiri ia punya garis kecil di dalamnya, dan di awal maupun di tengah ia memipih menjadi kait sederhana.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- كَ ka
- كُ ku
- كِ ki
Dengan vokal panjang
- كَا kaa
- كُو kuu
- كِي kii
Dengan sukun — tanpa vokal
- كْ k أَكْ ak dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- كَيْ kai
- كَوْ kau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ kka سُكَّرٌ sukkarun dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً kan سَمَكًا samakan dalam sebuah kata
- ـٌ kun سَمَكٌ samakun dalam sebuah kata
- ـٍ kin سَمَكٍ samakin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- كِتَابٌ
- مَكْتَبٌ
- سَمَكٌ
Berlatih
-
Yang mana dibaca “ki”?
Jawaban: كِ — Ya — tanda di bawah huruf memberi bunyi “i”.
Bunyi “i” selalu ditulis di bawah huruf. Coba lagi.
-
Di mana letak ك pada مَكْتَب?
Jawaban: Di tengah — Betul — di antara مَ dan تَب.
Pada مَكْتَب ada huruf di kedua sisi ك. Coba lagi.
Berikutnya: ل — kait tinggi yang akan Anda temui lagi di dalam الـ.
ل lam l
Kenali hurufnya
ل adalah “l” biasa. Ia garis tegak yang tinggi, dan layak dikenali baik-baik: huruf ini juga yang ada di dalam الـ, kata kecil yang mengawali begitu banyak kata benda.
Bentuk-bentuknya
- ل Berdiri sendiri
- لـ Di awal
- ـلـ Di tengah
- ـل Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ل menyambung di kedua sisi. Di awal dan di tengah kata ia hanya garis tegak; di akhir ia melengkung menjadi kait lebar di bawah garis.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- لَ la
- لُ lu
- لِ li
Dengan vokal panjang
- لَا laa
- لُو luu
- لِي lii
Dengan sukun — tanpa vokal
- لْ l أَلْ al dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- لَيْ lai
- لَوْ lau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ lla حَلَّ ḥalla dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً lan عَسَلًا ʿasalan dalam sebuah kata
- ـٌ lun عَسَلٌ ʿasalun dalam sebuah kata
- ـٍ lin عَسَلٍ ʿasalin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- لَيْلٌ
- حَلِيبٌ
- عَسَلٌ
Berlatih
-
Yang mana huruf “l”?
Jawaban: ل — Ya — garis tinggi berkaki melengkung itulah ل.
Salah satunya duduk rendah di garis dengan titik di bawahnya. Yang lain berdiri tinggi. Coba lagi.
-
Di mana letak ل pada حَلِيب?
Jawaban: Di tengah — Betul — di antara حَ dan يب.
Pada حَلِيب ada huruf di kedua sisi ل. Coba lagi.
Berikutnya: م, lengkung kecil dengan ekor.
م mim m
Kenali hurufnya
م adalah “m” biasa: lengkung bulat kecil dengan ekor yang, saat berdiri sendiri, turun di bawah garis.
Bentuk-bentuknya
- م Berdiri sendiri
- مـ Di awal
- ـمـ Di tengah
- ـم Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
م menyambung di kedua sisi. Lengkungnya selalu ada; yang datang dan pergi hanya ekornya.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- مَ ma
- مُ mu
- مِ mi
Dengan vokal panjang
- مَا maa
- مُو muu
- مِي mii
Dengan sukun — tanpa vokal
- مْ m أَمْ am dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- مَيْ mai
- مَوْ mau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ mma أُمٌّ ummun dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً man قَلَمًا qalaman dalam sebuah kata
- ـٌ mun قَلَمٌ qalamun dalam sebuah kata
- ـٍ min قَلَمٍ qalamin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- مِفْتَاحٌ
- قَمَرٌ
- قَلَمٌ
Berlatih
-
Yang mana dibaca “ma”?
Jawaban: مَ — Ya — garis miring kecil di atas memberi bunyi “a”.
Garis miring di atas huruf itu fathah, dan bunyinya “a”. Coba lagi.
-
Di mana letak م pada قَلَم?
Jawaban: Di akhir — Betul — huruf inilah yang menutup katanya.
قَلَم berakhir pada م. Coba lagi.
Berikutnya: ن — mangkuk yang lebih dalam daripada ب, dengan titik di atas.
ن nun n
Kenali hurufnya
ن adalah “n” biasa. Berdiri sendiri ia mangkuk dalam dengan satu titik di atasnya — lebih dalam daripada ب, dan titiknya di sisi yang lain.
Bentuk-bentuknya
- ن Berdiri sendiri
- نـ Di awal
- ـنـ Di tengah
- ـن Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ن menyambung di kedua sisi. Di awal dan di tengah kata ia sangat mirip ب dan ت; yang membedakan adalah titik di atasnya.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- نَ na
- نُ nu
- نِ ni
Dengan vokal panjang
- نَا naa
- نُو nuu
- نِي nii
Dengan sukun — tanpa vokal
- نْ n أَنْ an dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- نَيْ nai
- نَوْ nau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ nna جَنَّةٌ jannatun dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً nan لَبَنًا labanan dalam sebuah kata
- ـٌ nun لَبَنٌ labanun dalam sebuah kata
- ـٍ nin لَبَنٍ labanin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- نَافِذَةٌ
- مَدِينَةٌ
- لَبَنٌ
Berlatih
-
Yang mana titiknya di atas?
Jawaban: ن — Ya — ب membawa titiknya di bawah, ن di atas.
Keduanya punya tepat satu titik. Bedanya di mana titik itu duduk. Coba lagi.
-
Di mana letak ن pada مَدِينَة?
Jawaban: Di tengah — Betul — di antara دِي dan ة.
مَدِينَة tidak berakhir pada ن, melainkan pada ة. Coba lagi.
Berikutnya: ه, h yang ringan — dan huruf yang paling banyak berubah bentuk.
ه ha h
Kenali hurufnya
ه adalah “h” biasa seperti pada `hari` — dibentuk di mulut, bukan jauh di tenggorokan seperti ح. Di akhir kata pun ia tetap diucapkan.
seperti “h” pada `hari`; selalu diucapkan, juga di akhir kata
Bentuk-bentuknya
- ه Berdiri sendiri
- هـ Di awal
- ـهـ Di tengah
- ـه Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ه menyambung di kedua sisi, dan tidak ada huruf yang berubah lebih banyak: lengkung kecil saat berdiri sendiri, lengkung tinggi di awal, belah ketupat di tengah, dan busur terbuka di akhir. Keempatnya huruf yang sama.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- هَ ha
- هُ hu
- هِ hi
Dengan vokal panjang
- هَا haa
- هُو huu
- هِي hii
Dengan sukun — tanpa vokal
- هْ h أَهْ ah dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- هَيْ hai
- هَوْ hau
Dengan tasydid — digandakan
- ـّ hha سَهَّلَ sahhala dalam sebuah kata
Dengan tanwin — di akhir kata
- ـً han وَجْهًا wajhan dalam sebuah kata
- ـٌ hun وَجْهٌ wajhun dalam sebuah kata
- ـٍ hin وَجْهٍ wajhin dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- هِلَالٌ
- نَهْرٌ
- وَجْهٌ
Berlatih
-
Yang mana h ringan, yang juga ada dalam bahasa Indonesia?
Jawaban: ه — Ya — ه yang ringan; ح lahir jauh lebih dalam, di tenggorokan.
Salah satunya berbagi badan dengan ج dan خ. Itulah yang berat. Coba lagi.
-
Di mana letak ه pada وَجْه?
Jawaban: Di akhir — Betul — huruf inilah yang menutup katanya.
وَجْه berakhir pada ه. Coba lagi.
Berikutnya: و, yang mengerjakan lebih dari satu tugas.
و wau w
Kenali hurufnya
و mengerjakan lebih dari satu tugas. Ia bisa menjadi konsonan “w” seperti pada `waktu`, bisa memanjangkan “u” menjadi “uu”, dan bisa membantu membentuk bunyi “au”.
seperti “w” pada `waktu`
Bentuk-bentuknya
- و Berdiri sendiri
- و Di awal
- ـو Di tengah
- ـو Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
Seperti د, و bisa menerima sambungan dari huruf sebelumnya, tetapi tidak pernah menyambung ke huruf sesudahnya.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- وَ wa
- وُ wu
- وِ wi
Dengan vokal panjang
- وَا waa
- وِي wii
و tidak punya baris “uu” panjangnya sendiri — و memang bunyi itu, jadi ia tidak bisa membawanya sekali lagi. Anda selalu menemuinya tepat sesudah huruf lain, seperti pada بُو dan pada kata نُور. بُو buu
Dengan sukun — tanpa vokal
- وْ w أَوْ au dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- بَوْ bau
Temukan dalam kata
- وَرْدَةٌ
- نُورٌ
- دَلْوٌ
Berlatih
-
Pada وَرْدَة, و dibaca sebagai:
Jawaban: wa — Ya — di awal kata ini و adalah konsonan, dan ia membawa “a” pendek.
Di sini و membuka kata dan membawa tanda vokalnya sendiri, jadi ia bekerja sebagai konsonan. Coba lagi.
-
Pada بُو, apa yang dikerjakan و?
Jawaban: memanjangkan “u” menjadi “uu” — Betul — و menahan “u” dari بُ, sehingga menjadi “buu”.
بُ sudah dibaca “bu”. Pikirkan apa yang ditambahkan و. Coba lagi.
Berikutnya: ي, yang juga punya lebih dari satu tugas. و sudah Anda lihat dalam tiga peran.
ي ya y
Kenali hurufnya
ي adalah pasangan و. Ia bisa menjadi konsonan “y”, bisa memanjangkan “i” menjadi “ii”, dan bisa membantu membentuk bunyi “ai”.
Bentuk-bentuknya
- ي Berdiri sendiri
- يـ Di awal
- ـيـ Di tengah
- ـي Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
Berbeda dari و, ي menyambung di kedua sisi, jadi ia menjulur ke dalam huruf-huruf di sekitarnya.
Baca hurufnya
Dengan vokal pendek
- يَ ya
- يُ yu
- يِ yi
Dengan vokal panjang
- يَا yaa
- يُو yuu
ي tidak punya baris “ii” panjangnya sendiri — ي memang bunyi itu, jadi ia tidak bisa membawanya sekali lagi. Anda selalu menemuinya tepat sesudah huruf lain, seperti pada بِي dan pada kata فِي. بِي bii
Dengan sukun — tanpa vokal
- يْ y أَيْ ai dalam sebuah kata
Bunyi “ai” dan “au”
- بَيْ bai
Temukan dalam kata
- يَدٌ
- بَيْتٌ
- فِي
Berlatih
-
Pada يَد, ي dibaca sebagai:
Jawaban: ya — Ya — ia membuka kata dan membawa vokalnya sendiri, jadi bacaannya “ya”.
Huruf yang mengawali kata dan membawa tanda vokal bekerja sebagai konsonan. Coba lagi.
-
Pada بَيْت, ي membantu membentuk apa?
Jawaban: bunyi “ai” — Betul — بَ ditambah يْ memberi “bai”, lalu ت menutup katanya.
ي di sini membawa sukun, jadi ia tidak punya vokal sendiri dan melebur dengan “a” di depannya. Coba lagi.
Berikutnya: alif — dan hamzah yang sering dibawanya. Keduanya bukan hal yang sama.
ا alif aa
Kenali hurufnya
Alif istimewa. Sendirian ia memanjangkan “a” menjadi “aa”. Di awal banyak kata ia membawa hamzah — jeda singkat di tenggorokan — dan saat itu tanda vokallah yang memberi tahu cara membacanya.
Bentuk-bentuknya
- ا Berdiri sendiri
- ا Di awal
- ـا Di tengah
- ـا Di akhir
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
Alif tidak pernah menyambung ke huruf sesudahnya.
Baca hurufnya
Dengan vokal panjang
- بَا baa
Dengan hamzah
- أَ a
- أُ u
- إِ i
- آ aa آدَمُ aadamu dalam sebuah kata
Temukan dalam kata
- أَسَدٌ
- بَابٌ
- عَصًا
Berlatih
-
Yang mana dibaca “i”?
Jawaban: إِ — Ya — ketika tandanya di bawah, hamzah pun turun ke bawah alif.
Lihat di mana tanda kecil itu duduk. Bunyi “i” selalu ditulis di bawah huruf. Coba lagi.
-
Pada بَاب, apa yang dikerjakan alif?
Jawaban: memberi “aa” panjang — Betul — alif menahan “a” dari بَ, sehingga menjadi “baab”.
بَ sudah dibaca “ba”. Alif tidak menambah vokal baru — ia memanjangkan yang sudah ada. Coba lagi.
Berikutnya: ء sendirian — jeda tenggorokan yang sama, tanpa alif di bawahnya.
ء hamzah ʾ
Kenali hurufnya
ء adalah jedanya sendiri — kesenyapan singkat yang Anda dengar di antara dua vokal pada `saat`. Kadang ia ditulis sendirian, kadang ia duduk di atas kursi: ا, و, atau ي. Kursi hanyalah kursi; bunyinya selalu sama.
jeda singkat di tenggorokan, seperti di antara dua vokal pada `saat`
Bentuk-bentuknya
ء
ء tidak menyambung ke apa pun di kedua sisi. Ketika ia duduk di atas kursi, yang menyambung adalah kursinya, bukan hamzahnya — itu sebabnya huruf di bawahnya bisa tampak berbeda dari kata ke kata sementara tanda kecilnya tetap persis sama.
Temukan dalam kata
- سُؤَالٌ
- بِئْرٌ
- سَمَاءٌ
Berlatih
-
Bagaimana bunyi ء?
Jawaban: seperti jeda di tenggorokan — Ya — jeda yang sama seperti di tengah kata `saat`.
Ini bukan bunyi yang diembuskan. Ini sebuah hentian. Coba lagi.
-
Apa itu ؤ pada سُؤَال?
Jawaban: hamzah yang ditulis di atas kursi و — Betul — و di sini hanya kursi; yang Anda ucapkan adalah tanda kecil di atasnya.
Lihat tanda kecil yang duduk di atas و. Coba lagi.
Berikutnya: ة, huruf yang hanya muncul di akhir kata.
ة ta marbuthah a
Kenali hurufnya
ة berada di akhir kata. Baca akhirannya sekalian, dan ة terdengar seperti “t” — مَدْرَسَةٌ menjadi “madrasatun”. Berhentilah pada katanya, dan akhiran itu gugur sehingga tinggal “a”: “madrasa”.
di akhir kata — “a” kalau Anda berhenti padanya, dan “t” kalau akhirannya ikut dibaca
Bentuk-bentuknya
ـة
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ة duduk di akhir kata. Ia bisa menerima sambungan dari huruf sebelumnya, tetapi tidak ada yang mengikutinya — itu sebabnya ia hanya punya satu bentuk seperti yang terlihat di sini.
Temukan dalam kata
- مَدْرَسَةٌ
Berlatih
-
Di mana ة biasanya muncul?
Jawaban: Di akhir — Ya — hanya di situ Anda akan menemuinya.
Ingat مَدْرَسَةٌ. Di bagian mana kata itu ة berada? Coba lagi.
-
Pada مَدْرَسَةٌ, bagaimana ة dibaca kalau Anda berhenti padanya?
Jawaban: a — Betul — akhirannya gugur dan Anda mengucapkan “madrasa”.
Kalau Anda berhenti di akhir kata, akhirannya gugur dan ة terdengar sebagai vokal biasa. Coba lagi.
Berikutnya: ى — satu akhiran lagi, dan satu lagi yang bukan seperti tampaknya.
ى alif maqshurah aa
Kenali hurufnya
ى tampak seperti ي yang kehilangan titiknya, tetapi ia sama sekali bukan “y”. Di akhir kata ia dibaca “aa” panjang — ini alif yang sedang mengenakan mantel lain.
bentuknya seperti ي tanpa titik, tetapi dibaca “aa”
Bentuk-bentuknya
ـى
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
ى hanya muncul di akhir kata, tersambung ke huruf sebelumnya. Itu sebabnya di sini ada satu bentuk, bukan empat.
Temukan dalam kata
- عَلَى
- إِلَى
- مُسْتَشْفًى
Berlatih
-
Bagaimana ى dibaca di akhir عَلَى?
Jawaban: sebagai “aa” panjang — Ya — bentuknya seperti ي tanpa titik, tetapi dibaca “aa”.
Ia tidak bertitik dan bukan “y”. Ucapkan “ʿalaa” dengan suara dan dengarkan akhirannya. Coba lagi.
-
Di mana ى muncul?
Jawaban: Di akhir — Ya — hanya di situ Anda akan menemuinya.
Ingat عَلَى, إِلَى, dan مُسْتَشْفَى. Di mana ى berada pada masing-masing? Coba lagi.
Berikutnya: لا — dua huruf yang ditulis dengan satu bentuk.
لا lam alif laa
Kenali hurufnya
لا bukan huruf baru. Ini ل yang diikuti ا, ditulis sebagai satu bentuk karena pasangan ini sangat sering muncul. Berdiri sendiri, artinya “tidak”.
Bentuk-bentuknya
لا
ل menerima sambungan dari apa pun yang ada di depannya, dan ا menutupnya — persis seperti perilaku keduanya saat terpisah. Itu sebabnya لا akan Anda lihat baik tersambung dari kanan maupun berdiri bebas.
Temukan dalam kata
- لَا
- سَلَامٌ
- أَوْلَادٌ
Berlatih
-
لا tersusun dari dua huruf apa?
Jawaban: ل + ا — Ya — sebuah ل dan sebuah ا, ditulis sebagai satu bentuk.
Ucapkan dengan suara: “laa”. Dua huruf apa yang menuliskannya? Coba lagi.
-
Bagaimana لا dibaca?
Jawaban: laa — Betul — “laa”. Berdiri sendiri, itulah kata untuk “tidak”.
Baca dari kanan ke kiri: ل lebih dulu, lalu ا memanjangkannya. Coba lagi.
Berikutnya: الـ, kata kecil yang mengawali begitu banyak kata benda.
ال al — kata sandang al-
Kenali hurufnya
الـ biasanya berarti “yang itu”, dan ia menempel di depan kata benda alih-alih berdiri sendiri. Bahasa Indonesia tidak punya kata sandang, jadi dalam terjemahan ia sering tidak terlihat — tetapi dalam tulisan Arab ia ada di mana-mana.
Bentuk-bentuknya
الـ
Garis pendek di samping huruf menunjukkan tempat huruf itu menyambung ke huruf sebelahnya. Itu bukan tanda dan bukan bagian dari hurufnya — itulah sambungannya sendiri.
الـ bukan satu huruf dengan empat bentuknya sendiri — ia awalan dua huruf, dan ل di dalamnya menyambung ke depan, masuk ke kata yang ditempelinya.
- a- — di sini “l” tidak terdengar — sebagai gantinya huruf berikutnya digandakan
Temukan dalam kata
- الْبَيْتُ
- الشَّمْسُ
Berlatih
-
الـ biasanya berarti apa?
Jawaban: bahwa yang dimaksud sesuatu yang tertentu — Ya — ia menandai kata benda itu sebagai yang tertentu.
Bandingkan بَيْتٌ (“sebuah rumah”) dengan الْبَيْتُ. Apa yang bertambah? Coba lagi.
-
Pada الشَّمْسُ, apa yang terjadi pada ش?
Jawaban: Ia digandakan dalam pengucapan. — Betul — “l” tidak terdengar; sebagai gantinya ش digandakan, sehingga menjadi “asy-syamsu”.
Ucapkan dengan suara: “asy-syamsu”. Dengarkan apa yang terjadi pada ش. Coba lagi.
Itulah seluruh abjadnya: 28 huruf, tanda-tanda yang menyertainya, serta akhiran dan cara penulisan yang paling sering Anda temui. Ambil satu kata berharakat pelan-pelan, huruf demi huruf, dan Anda akan mendapati bahwa Anda sudah bisa mengurainya.